Komisi III DPRD Medan Ingatkan Pemko Awasi Distribusi Pasar Murah

Medan65 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Anggota Komisi III DPRD Medan, Sri Rezeki, mengharapkan program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Medan di 151 kelurahan tepat sasaran guna membantu masyarakat dan menekan inflasi menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut, pelaksanaan pasar murah harus transparan, termasuk penyampaian jadwal kegiatan secara jelas agar tidak menimbulkan kekecewaan masyarakat akibat kehabisan barang.

“Pasar murah ini untuk masyarakat karena bersumber dari APBD. Anggaran yang dialokasikan lebih dari Rp4 miliar, sehingga harus tepat sasaran. Jadwal juga harus jelas agar masyarakat yang datang tidak kecewa karena barang sudah habis,” ujar Sri Rezeki, Senin (16/2/2026).

Ia juga menekankan pentingnya sistem distribusi yang adil, seperti pembatasan pembelian satu orang per Kartu Keluarga (KK), guna mencegah aksi pemborongan oleh pihak tertentu.

Sri Rezeki mengingatkan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan untuk meningkatkan pengawasan agar program tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita tidak ingin kejadian seperti tahun lalu terulang, di mana terdapat indikasi permainan distribusi hingga beberapa lurah diperiksa Inspektorat. Pengawasan harus diperketat untuk menutup celah kecurangan,” tegasnya.

Ia juga meminta Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan peringatan tegas kepada petugas lapangan agar memastikan distribusi berjalan adil dan transparan.

Selain itu, Komisi III DPRD Medan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah.

Sebagai informasi, Pemko Medan menggelar pasar murah mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 yang tersebar di 151 kelurahan di Kota Medan. Pemerintah mengalokasikan subsidi lebih dari Rp4 miliar untuk menekan harga kebutuhan pokok, termasuk penyediaan beras sebanyak 430 ton dengan harga di bawah pasar. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *