VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan berlangsung di Gedung Jabal Nur Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Selasa (10/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum, bersama Ketua IAD Wilayah Sumatera Utara Ny. Tiurmaida Harli Siregar. Turut hadir Wakajati Sumut Abdullah Noer Denny, SH., MH, para asisten, para kepala kejaksaan negeri (Kajari), Kepala Bagian Tata Usaha, para koordinator, kepala seksi, kepala subbagian, serta seluruh pegawai Kejati Sumut.
Dalam sambutannya, Kajati Sumut Dr. Harli Siregar menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna universal bagi seluruh umat manusia. Momentum sakral tersebut mengajarkan nilai perjuangan, disiplin, kejujuran, dan kesadaran moral.
“Momentum keagamaan seperti Isra Mi’raj sangat relevan dengan nilai toleransi dan saling menghormati di negara kita yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Inilah esensi ukhuwah,” ujar Harli.
Ia menambahkan, peringatan tersebut juga menjadi momentum persiapan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan yang menuntut refleksi keimanan, pengendalian diri, dan penguatan spiritual.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. H. Fuji Rahmadi P., S.Hi., MA mengingatkan pentingnya menjaga dan menanamkan nilai moral dalam setiap perjuangan serta meneguhkan persaudaraan dan ukhuwah Islamiah.
“Nilai-nilai moral dan persaudaraan harus terus kita tanamkan dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada akhir kegiatan, Kajati Sumut didampingi Ny. Tiurmaida Harli Siregar serta Wakajati beserta istri menyerahkan cinderamata kepada ustadz, qori, dan saritilawah.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Rizaldi, SH., MH yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan kegiatan keagamaan rutin yang dirangkai dengan pertemuan konsultasi IAD Wilayah Sumatera Utara bersama seluruh pejabat struktural Kejaksaan se-Sumatera Utara.
“Melalui kegiatan ini, kita menegaskan bahwa sebagai aparatur penegak hukum, nilai-nilai keagamaan tetap menjadi landasan dalam menjalankan tugas kedinasan, terlebih menjelang Ramadan yang menuntut penguatan iman dan integritas,” ujar Rizaldi. (V24/RT)










