Jabatan Strategis Terisi, DPRD Medan Ingatkan Target Infrastruktur dan PAD

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Waas akhirnya melantik Khairul Azmi sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan setelah proses pengisian jabatan definitif yang berlangsung cukup panjang.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Margaret MS, menilai penetapan pejabat definitif tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan infrastruktur, khususnya penanganan banjir di Kota Medan.

“Penantian panjang ini kiranya membuahkan hasil maksimal. Penetapan pejabat definitif di SDABMBK merupakan figur pilihan setelah melalui seleksi ketat dan proses asesmen,” ujar Margaret kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).

Margaret menyampaikan hal itu menanggapi pelantikan pejabat definitif di Dinas SDABMBK dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, serta lambatnya proses pengisian sejumlah jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Medan.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik, khususnya Kepala Dinas SDABMBK dan Kepala Dishub, mampu menjalankan visi dan misi Wali Kota Medan secara optimal.

Menurutnya, jabatan tersebut harus diemban secara profesional dan bukan sekadar penempatan, melainkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk program prioritas yang diusulkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

“Terutama dalam memaksimalkan perbaikan infrastruktur dan penyelesaian banjir. Begitu juga Kepala Dishub harus mampu menata lalu lintas untuk mengurangi kemacetan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir,” ujarnya.

Margaret menegaskan, posisi Kepala Dinas SDABMBK dan Kepala Dishub merupakan jabatan strategis yang sangat menentukan arah pembangunan Kota Medan ke depan.

“Masa depan pembangunan Kota Medan ada di tangan mereka. Kita berharap Wali Kota tidak salah memilih,” katanya.

Selain itu, Margaret juga menyoroti masih adanya kekosongan jabatan definitif di sejumlah OPD Pemko Medan. Bahkan, pelantikan pejabat eselon II sebelumnya justru menambah kekosongan jabatan, salah satunya pada posisi Kepala Dinas Pendidikan.

Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani mengingat sektor pendidikan membutuhkan kebijakan dan inovasi berkelanjutan.

“Kita harapkan pengisian jabatan Kepala Dinas Pendidikan tidak berlarut-larut, termasuk jabatan strategis lainnya seperti Kepala Dinas Kesehatan agar segera definitif,” pungkasnya. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *