Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BPBD Pastikan Tidak Ada Kerusakan

Simalungun2 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara sekitar pukul 17.58 WIB. Berdasarkan informasi dalam aplikasi INARISK (Indonesia Risk Management), pusat gempa diperkirakan berada di sekitar Kecamatan Sidamanik dan Pamatang Sidamanik, Sabtu (15/8/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan pemantauan dan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.

Pemantauan dilakukan terhadap 32 kecamatan, 386 nagori/desa, dan 27 kelurahan. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan dampak maupun kerusakan yang membahayakan masyarakat akibat gempa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk memastikan kondisi masyarakat dan wilayah pascagempa.

“Sejak kejadian, kami melakukan penilaian dan pengecekan di lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan daerah,” ujar Budiman.

Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan para camat dan kepala nagori/desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menyampaikan bahwa hasil pemantauan di seluruh wilayah menunjukkan tidak terdapat dampak signifikan akibat gempa tersebut.

“Sejak adanya informasi terjadinya gempa bumi di wilayah Kabupaten Simalungun, kami telah melakukan pemantauan di setiap wilayah daerah ini, dan Kabupaten Simalungun tidak terdampak terhadap gempa bumi tersebut,” tegas Mixnon.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Kami tetap berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan nagori dalam memantau situasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus memantau perkembangan situasi secara berkala. Aparat di tingkat kecamatan dan nagori/desa juga diminta tetap siaga untuk memastikan keselamatan dan ketertiban masyarakat. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *