Erfin Minta Camat dan Lurah Pastikan 10.000 Penerima PKH Tepat Sasaran

Medan2 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menambah kuota Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur tahap II sebanyak 10.000 penerima manfaat. Tambahan tersebut menyasar masyarakat kurang mampu, khususnya lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas, dengan dukungan anggaran Rp24 miliar melalui P-APBD.

Kebijakan tersebut ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakilkan Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi saat memimpin rapat  Program Keluarga Harapan Medan Makmur di Balai Kota Medan, Rabu (2/9/2026).

Erfin mengatakan penambahan kuota dilakukan karena program PKH Medan Makmur dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, ia menekankan penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara optimal dan tepat sasaran agar benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Karena itu, Erfin meminta camat dan lurah berperan aktif dalam pendataan calon penerima di wilayah masing-masing. Menurutnya, akurasi data sangat menentukan agar bantuan tidak salah sasaran sekaligus memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terakomodasi.

Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan, tambahan anggaran Rp24 miliar tersebut diperuntukkan bagi 10.000 penerima baru. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.

Berbeda dengan tahap I yang disalurkan melalui rekening Bank Sumut, bantuan PKH Medan Makmur tahap II akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Perubahan mekanisme tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyaluran karena alokasi anggaran P-APBD hanya tersedia untuk periode tiga bulan.

Sebelumnya, Pemko Medan telah melakukan pendataan PKH Medan Makmur tahap I dengan kuota 9.300 penerima. Dari jumlah tersebut, proses pembukaan rekening Bank Sumut telah hampir seluruhnya rampung, dengan sekitar 150 rekening masih dalam tahap percepatan penyelesaian.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait