Dua Tahun Tak Rampung, Proyek Masjid Salman di Medan Terancam Mangkrak

Medan19 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pembangunan masjid Salman Jalan STM Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan, terancam mangkrak.

Pasalnya, revitalisasi pembangunan masjid Salman dengan estimasi Rp14 miliar, sudah berjalan kurang-lebih 2 tahun dan tidak kunjung rampung dan terselesaikan.

Bangunan masjid yang baru berjalan lebih kurang 40 sampai 60 persen, kondisi dinding dan tembok terlihat kusam dan berlumut. Ditambah lagi, sebagian material seperti potongan bambu, pasir dan semen terlihat menumpuk dan rusak.

“Sudah beberapa hari ini tidak ada tukang yang bekerja untuk pembangunan fisik masjid Salman sejak dirubuhkan 2 tahun lalu,” imbuh pak Udin, jemaah yang mengaku warga Jalan STM Medan, Sabtu (25/4/2026).

Dijelaskannya, dirinya, warga sekitar sini juga mengaku, merasa heran dengan revitalisasi dan pembangunan masjid Salman yang mangkrak dan tidak kunjung selesai. Jemaah masjid juga tahu panitia pembangunan masjid Salman ini juga ada menerima infaq atau sumbangan dari beberapa donatur dan partisipasi jemaah serta masyarakat.

Anehnya, pembangunan masjid Salman ini tidak kunjung selesai. Padahal, saat peletakan batu pertama sebelumnya dihadiri tokoh masyarakat dan MUI serta Kecamatan.

Dibandingkan saat masjid Salman belum dirubuhkan, lanjut Pak Udin, masjid sangat asri dan setiap waktu sholat dipenuhi jemaah baik warga setempat maupun yang melintas. Apalagi saat sholat Jumat, jemaah penuh mulai di dalam sampai di pelataran masjid.

Memang, jelasnya lagi, BKM Masjid Salman ini sudah beberapa kali mengalami penggantian pengurus dan puncaknya ada seorang donatur yang mengajukan pembangunan masjid Salman yang terancam mangkrak ini.

Donatur yang disebut-sebut dekat dengan beberapa pejabat daerah inilah, yang menginspirasi pembangunan masjid Salman dan didukukung oleh pengurus dan Badan Kenaziran serta masyarakat.

Hal senada juga disampaikan beberapa warga Jalan STM yang merasa heran dengan tidak kunjung selesainya pembangunan masjid Salman ini.

Seharusnya, pembangunan masjid Salman dilakukan secara transparan dan terbuka apalagi menyertakan donasi pihak ketiga masyarakat dan jamaah.

“Agar pembangunan masjid segera rampung dan selesai serta bermanfaat untuk warga sekitar dan umum, pihak berkepentingan seperti tokoh masyarakat, Depag, MUI dan Kecamatan serta dewan Masjid melakukan audit menyeluruh sehingga diketahui jumlah anggaran yang telah masuk secara keseluruhan,” imbuhnya yang mengaku sudah puluhan tahun berdomisili dan enggan namanya disebutkan.

Jika audit ini, sudah dilakukan, lanjutnya lagi, akan katahuan anggaran yang dibutuhkan selanjutnya untuk percepatan penyelesaian pembangunan masjid.

Ini urusan akhirat lho, jangan coba-coba menyahgunakan dana masjid karena mudaratnya akan kelihatan walaupun tidak seketika kepada orangnya.

Kepada pihak Badan Kenaziran Masjid (BKM) Salman saat ini, diminta harus kritis dan berani mengatakan untuk kebenaran agar pembangunan masjid Salman ini secepatnya selesai dan difungsikan untuk kemaslahatan umat dan syiar Agama Islam. (V24/Erwan)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *