VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Dirut PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan dinilai merongrong wibawa Wali Kota Medan Rico Waas. Pasalnya berbagai kebijakannya tidak sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Medan untuk perkembangan dan kemajuan pasar tradisional yang beroperasi di Kota Medan.
Kebijakan Dirut PUD Pasar Medan diantaranya akan mengambil alih pengelolaan parkir dan jaga malam di sejumlah pasar, menuai kritis pedas dari pedagang pasar dan pengunjung.
Seperti di Pasar Kampung Lalang dan Pasar Sukaramai Medan sempat terjadi ketegangan dan insiden, tetapi berhasil diredakan, imbuh Ketua Aliansi Pedagang Pasar Tradisional Kita Medan Dedy Harvisahary pada wartawan di Medan, Selasa (7/4/2026).
Alasan Dirut PUD Pasar mengambil alih pengelolaan dari pihak ketiga karena berdasarkan audit LHP BPKP terkait pengelolaan.
Hal ini, jelas Dedy yang juga Ketua Garuda Merah Putih Comunity, melakukan audit ke dalam, bukan mengambil alih kerjasama dengan pihak ketiga secara sewenang-wenang yang tetap memenuhi aturan yang ditentukan PUD Pasar seperti mematuhi persyaratan deposit dan lainnya.
Ini, jelas Dedy lagi, sudah menciptakan keresahan pedagang dan pengunjung.
Ironisnya lagi, penataan dan kebersihan di sejumlah pasar serta keberadaan pedagang kaki-5 semakin tidak tertata sehingga menganggu kelancaran lalu-lintas.
Seperti di Pasar Petisah (basemen-red), pasar Kampung Lalang dan Pasar Marelan, sampah terlihat berserakan dan pengunjung merasa tidak aman dan nyaman saat berkunjung ke pasar tersebut
Situasi ini, imbuh Dedy lagi, membuat Pemko Medan bakal terancam memperoleh piala Adipura karna tidak becusnya pengelolaan dan penataan pasar di kota Medan.
Kepempimpinan Dirut PUD Pasar saat ini dikuatirkan tidak melibatkan dan mendengarkan masukan dari tiga Direksi lainnya di PUD Pasar Kota Medan.
Untuk itu, Dedy meminta Wali Kota Medan Rico Waas mengevaluasi kinerja Dirut PUD Pasar Medan agar PUD Pasar Medan ke depan semakin maju dan berkembang selaku BUMD milik Pemko Medan.
Jika hal ini tidak mendapat respon dari Wali Kota Medan, pedagang di sejumlah pasar akan melakukan aksi demo di Kantor Wali Kota Medan, DPRD Medan dan PUD Pasar Kota Medan. (Erwan)






