VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Banjir di Kota Medan masih menjadi persoalan klasik yang terus berulang setiap musim hujan. Dari tahun ke tahun, masalah ini hanya berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain tanpa solusi yang benar-benar tuntas. Padahal, masyarakat sudah terlalu lama menunggu langkah konkret dari pemerintah kota, bukan sekadar wacana atau kegiatan seremonial.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025), di Medan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas harus menempatkan penanganan banjir sebagai prioritas utama.
Afandi menjelaskan, banyak kawasan perumahan dan pertokoan baru berdiri tanpa memperhatikan sistem resapan air, sementara sungai dan parit tersumbat akibat minimnya perawatan rutin.
“Sudah saatnya Pemko Medan memperkuat koordinasi lintas dinas dan melibatkan masyarakat dalam penanganan banjir. Program seperti pembuatan sumur resapan atau sumur laluan harus benar-benar dikawal pelaksanaannya, jangan hanya berhenti di papan nama proyek,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang membuang sampah ke drainase maupun melakukan penimbunan di daerah resapan air. Menurutnya, edukasi dan penegakan aturan harus berjalan seiring. Afandi menegaskan, warga tidak lagi membutuhkan janji, tetapi bukti nyata bahwa Pemko Medan benar-benar bekerja menyelesaikan persoalan yang telah membebani kota ini selama puluhan tahun. (Vin)











