DPRD Medan Dorong Penguatan Literasi Lewat Penambahan Anggaran

Politik33 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Komisi II DPRD Kota Medan menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan yang dinilai berdampak pada rendahnya pengembangan fasilitas dan program literasi.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (7/4/2026).

Ketua Komisi II DPRD Medan, Kasman Bin Marasakti Lubis, menyebut kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena perpustakaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi II, Modesta Marpaung, serta anggota Tia Ayu Anggraini. Selain anggaran, Komisi II juga menyoroti kondisi fasilitas perpustakaan yang dinilai belum sepenuhnya nyaman bagi pengunjung. Menurut Kasman, kenyamanan ruang baca menjadi faktor penting untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia juga menilai ketersediaan buku, khususnya untuk anak-anak dan remaja, masih terbatas. Buku edukatif ringan seperti komik dan bacaan populer dinilai efektif dalam menumbuhkan minat baca sejak dini. Komisi II, lanjutnya, akan mendorong penambahan anggaran pada pembahasan berikutnya sesuai fungsi pengawasan dan penganggaran legislatif.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam menjalankan program.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi perhatian DPRD dan Pemerintah Kota Medan terhadap pengembangan perpustakaan.

Ke depan, Dinas Perpustakaan berencana menghimpun buku layak baca dari berbagai pihak untuk didistribusikan ke perpustakaan dan pojok baca di sejumlah wilayah. Selain itu, pengembangan pojok baca di tingkat kecamatan juga akan terus didorong.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi melalui penyediaan buku digital turut menjadi fokus untuk memperluas akses literasi masyarakat, tanpa mengesampingkan peran perpustakaan fisik sebagai ruang edukasi dan interaksi. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *