Bupati Taput Ajak Warga Kolaborasi Kembangkan Wisata Pulau Sibandang

VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong penguatan kolaborasi dengan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya pengembangan sektor pariwisata. Salah satu fokus yang didorong adalah pengembangan destinasi wisata Pulau Sibandang di Kecamatan Muara.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., saat menghadiri ibadah Minggu bersama jemaat Gereja HKBP Simatupang, Kecamatan Muara, Minggu (16/8/2026).

Bupati hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Jonius mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung program strategis Pemkab Tapanuli Utara, terutama percepatan pengembangan pariwisata Pulau Sibandang. Menurutnya, pengembangan potensi wisata daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan, menumbuhkan sikap ramah (hospitality), serta melestarikan nilai dan budaya Batak dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini merupakan modal utama dalam membangun daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ujar Jonius.

Ia menilai, kelestarian lingkungan, keramahan masyarakat, serta pelestarian budaya lokal merupakan sejumlah faktor yang dapat memperkuat daya tarik destinasi wisata. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat dalam menjaga dan mengembangkan potensi wisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan dukungan masyarakat, pengembangan pariwisata di Pulau Sibandang diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *