VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong sektor pariwisata semakin berperan sebagai penggerak ekonomi daerah. Optimalisasi potensi wisata, penguatan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi menjadi perhatian dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) program kerja Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tapanuli Utara.
Monev tersebut dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Kantor Disparbudpora Taput, Tarutung, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten II, Kepala Disparbudpora, Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, para kepala bidang, serta seluruh ASN di lingkungan Disparbudpora.
Dalam arahannya, Deni menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia dengan menempatkan setiap pegawai sesuai potensi dan keahliannya. Menurutnya, kesamaan semangat kerja dan penguatan koordinasi lintas sektor diperlukan agar pengembangan pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Deni juga mendorong jajaran Disparbudpora lebih aktif menggali dan mengembangkan potensi daerah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Termasuk kecerdasan buatan (AI), teknologi tersebut dapat digunakan sebagai sarana pendukung untuk menggali ide kreatif, menyusun konsep kegiatan, hingga memperluas promosi potensi wisata Tapanuli Utara.
Perhatian khusus diberikan terhadap persiapan berbagai agenda dalam rangka Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara. Salah satu kegiatan yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata adalah ajang Open Water Swimming (OWS) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Muara Sibandang.
Menurut Deni, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkenalkan destinasi wisata Tapanuli Utara kepada peserta dan pengunjung. Meningkatnya kunjungan diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui aktivitas usaha, kuliner, akomodasi, transportasi, serta sektor ekonomi kreatif di sekitar lokasi kegiatan.
Ia meminta seluruh pihak memastikan pelaksanaan OWS dan agenda wisata lainnya berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan. Pengelolaan kegiatan juga harus dipersiapkan secara matang agar potensi wisata yang ditampilkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
Selain agenda tahun berjalan, Wakil Bupati menginstruksikan agar pendataan seluruh rencana kegiatan tahun mendatang mulai dilakukan sejak dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan program, kebutuhan anggaran, serta pola kolaborasi antarpemangku kepentingan dapat disusun lebih terarah.
“Semua potensi harus kita berdayakan. Mari bekerja dengan frekuensi yang sama, tingkatkan kolaborasi dan terus semangat mengembangkan pariwisata Tapanuli Utara,” tegas Deni Lumbantoruan.
Pemkab Tapanuli Utara berharap pengembangan pariwisata dilakukan secara konsisten dan berbasis potensi lokal. Dengan perencanaan yang matang, promosi yang semakin luas, serta keterlibatan masyarakat, sektor pariwisata diharapkan mampu meningkatkan kunjungan sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat Tapanuli Utara. (TD)






