Bupati Simalungun Tinjau 83 KK Korban Puting Beliung di Gunung Maligas

Simalungun16 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Gunung Maligas, Sumatera Utara, Kamis (2/4/2026).

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, didampingi Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora serta jajaran instansi terkait, mengunjungi Nagori Karang Anyar dan Nagori Silau Bayu yang terdampak bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak hanya meninjau kerusakan, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan material bangunan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat sejak menerima laporan kejadian.

Setelah mendapat laporan, saya langsung menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, serta instansi terkait untuk segera turun ke lokasi melakukan asesmen dan penanganan darurat, ujarnya. Ia juga menegaskan agar seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi selama masa pemulihan.

“Jangan sampai ada warga yang kekurangan makanan atau kebutuhan pokok,” tegasnya.

Bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu malam (29/3/2026) hingga Senin dini hari (30/3/2026) tersebut mengakibatkan kerusakan puluhan bangunan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 83 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan rincian 39 rumah rusak berat dan 44 rumah rusak ringan. Selain itu, bangunan SD Negeri 091263 Karang Sari dan SMP Negeri 1 Gunung Maligas juga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Bupati memastikan bantuan perbaikan rumah akan disalurkan sesuai tingkat kerusakan berdasarkan hasil verifikasi tim teknis.  Di akhir kunjungan, Bupati menyampaikan keprihatinan serta mengimbau masyarakat tetap tabah menghadapi musibah.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus mendampingi proses pemulihan hingga pembangunan kembali rumah warga selesai,” katanya. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *