VIRAL24.CO.ID – KISARAN – Pemerintah Desa Simpang Empat menggelar peringatan Haul dan Hari Jadi Desa Simpang Empat ke-2 dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Simpang Empat, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta berbagai elemen undangan lainnya, Sabtu (29/11/2025).
Kepala Desa Simpang Empat, Dodi Riza Pohan, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Asahan yang terus memberikan perhatian terhadap pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa berbagai program pemerintah daerah memberi dampak positif bagi kemajuan desa, termasuk berdirinya Koperasi Merah Putih yang kini mulai mendapat tempat di hati masyarakat.
Dodi menjelaskan, meski baru berjalan satu bulan, Koperasi Merah Putih telah menunjukkan potensi untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa. Program tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Asahan mengajak masyarakat Desa Simpang Empat untuk terus menjaga nilai kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan sebagai fondasi utama pembangunan desa. Ia mengapresiasi capaian yang diraih desa tersebut pada berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan Desa Simpang Empat tidak lepas dari sinergi antara Kepala Desa, perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan partisipasi aktif seluruh warga. Kolaborasi tersebut, menurutnya, merupakan modal penting dalam mempercepat pembangunan di tingkat lokal.
Perayaan Hari Jadi Desa Simpang Empat kemudian diakhiri dengan penyantunan anak yatim dan doa bersama. Momen ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas perjalanan dua tahun desa tersebut dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.
Rangkaian kegiatan peringatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan sosial, memperkuat nilai-nilai religius, dan menjadi dorongan moral bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta membangun desa dengan semangat kebersamaan demi kemajuan di masa mendatang. (RE)






