VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026) berdampak pada terganggunya distribusi air bersih, termasuk di wilayah pelayanan Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara.
Wilayah yang terdampak blackout meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, hingga Lampung. Gangguan listrik dilaporkan berlangsung hingga sekitar 12 jam.
Direktur Utama Perumda Tirtanadi Sumut Ardian Surbakti mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga distribusi air bersih agar tetap berjalan normal meskipun pasokan listrik mengalami gangguan.
“Kami tetap berupaya agar distribusi air bersih tetap berjalan normal,” ujar Ardian Surbakti, Minggu (24/5/2026).
Menurut Ardian, blackout menyebabkan turbulensi pada aliran distribusi air di dalam pipa sehingga air sempat menjadi keruh saat aliran listrik kembali normal, khususnya pada jaringan yang berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal, Deli Tua, Limau Manis, Hamparan Perak, Martubung, dan Mebidang.
Atas kondisi tersebut, manajemen Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami dan para petugas di lapangan terus berjibaku agar distribusi air kembali normal,” katanya.
Selain mengganggu distribusi air bersih, kondisi blackout juga berdampak pada operasional mesin pompa di instalasi pengolahan air yang harus mengandalkan genset selama gangguan listrik berlangsung.
Ardian menambahkan, seluruh kepala cabang telah diinstruksikan untuk membuka wash out (WO) guna membuang air keruh akibat turbulensi agar kualitas air di dalam pipa kembali bersih dan normal.
Sementara itu, Dewan Pengawas Tirtanadi Andi Atmoko Panggabean menyampaikan dukungan kepada manajemen dan petugas lapangan yang terus bekerja sejak terjadinya blackout di Pulau Sumatera.
Ia berharap proses pemulihan dapat segera selesai sehingga pelanggan kembali mendapatkan layanan air bersih secara optimal.
“Semoga kondisi ini cepat pulih dan masyarakat pelanggan dapat kembali menikmati air bersih,” ujar Andi Atmoko Panggabean. (V24/RT)






