VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemko Medan diminta lebih selektif dalam memilih dan menempatkan direksi pada tiga BUMD Kota Medan, yaitu PUD Pasar Medan, PD Pembangunan, dan PD Rumah Potong Hewan. Jabatan yang akan diisi meliputi Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Operasional, dan Direktur Pengembangan (SDM).
Akademisi H. Dr. Yohny Anwar, MM, MH, yang juga mantan direksi salah satu BUMD Medan, menyampaikan hal tersebut kepada VIRAL.24.CO.ID di Medan, Senin (17/11/2025), menanggapi asesmen Pemko Medan yang telah dilaksanakan di Kampus USU dan hasilnya akan diumumkan dalam waktu dekat.
Menurut Yohny, hasil seleksi yang diikuti 55 peserta dan akan menempatkan 12 direksi BUMD itu harus dilakukan secara sistematis dan benar-benar berdasarkan kepatutan, terutama dalam menilai pengalaman calon dalam menjalankan roda perusahaan daerah.
Ia menegaskan bahwa para direksi yang terpilih harus memiliki kinerja baik, mampu meningkatkan PAD sesuai target, dan bersedia dievaluasi setiap enam bulan.
“Jika direksi yang ditunjuk tidak mampu bekerja sesuai target, mereka harus bersedia mengundurkan diri atau dicopot,” ujar Yohny.
Yohny juga menyarankan agar Pemko Medan memberikan masa sanggah sebelum pengumuman resmi. Jika terdapat calon yang bermasalah atau memiliki catatan hukum, mereka sebaiknya tidak dipilih untuk menduduki jabatan direksi.
Selain itu, para calon yang lulus asesmen perlu diwawancarai langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas. Hasil wawancara tersebut, ujarnya, dapat menunjukkan kemampuan dan visi calon direksi dalam memajukan serta mengembangkan BUMD milik Pemko Medan.
Menanggapi asesmen yang dilaksanakan USU, Yohny menilai seharusnya proses tersebut melibatkan akademisi dari luar atau mantan direksi yang pernah menjabat di BUMD, guna menghindari anggapan bahwa penunjukan direksi dilakukan atas dasar kedekatan atau titipan pihak tertentu.
Secara terpisah, salah satu calon direksi BUMD yang mengikuti asesmen di Kampus USU mengaku proses berjalan baik dan lancar. Calon tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan, menyampaikan bahwa para peserta kini menunggu pengumuman resmi dari Pemko Medan dalam waktu dekat. (Erwan)






