VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara menyambut baik pelatihan penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan anyaman bambu dan rotan yang diinisiasi Kementerian Perindustrian RI bersama Komisi VII DPR RI di Aula HKBP Parmonangan, Rabu (28/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ir. Lamhot Sinaga, menjanjikan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) senilai Rp50 juta berupa peralatan mesin anyaman untuk mendukung pengembangan usaha kerajinan pada 2027. Ia juga mendorong pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha.
Mewakili Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara, Ir. David P. Sipahutar, M.Si., mengatakan Kecamatan Parmonangan memiliki potensi bahan baku bambu dan rotan yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi.
Produk yang dapat dihasilkan antara lain keranjang, tampi, dan parsel. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung peningkatan keterampilan, inovasi desain, serta kualitas produk agar mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Pemkab Tapanuli Utara berharap pelatihan tersebut dapat mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat keberlangsungan industri kerajinan lokal.
Dukungan berupa peralatan produksi dan akses permodalan diharapkan dapat membantu para perajin meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pemasaran, serta meningkatkan pendapatan.
Pemkab Tapanuli Utara pun mendorong para pelaku IKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk unggulan daerah agar semakin berdaya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (TD)







