VIRAL24.CO.ID – SRAGEN – Pembangunan infrastruktur di Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi dituntaskan.
Program yang dilaksanakan Kodim 0725/Sragen tersebut ditutup melalui upacara di Lapangan Dukuh Sekulak, Desa Majenang, Kamis (13/8/2026). Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP., bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. Pangdam menekankan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi TNI bersama Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Di Majenang, program tersebut menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu sasaran utama berupa pembangunan cor blok jalan sepanjang 400 meter telah rampung dan kini dapat dimanfaatkan warga.
Selain jalan, TMMD juga menyelesaikan rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan lima unit jamban sehat. Seluruh sasaran fisik tersebut dilaporkan telah mencapai 100 persen.
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin mengatakan keberhasilan TMMD tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Seluruh sasaran fisik telah selesai 100 persen. Sasaran nonfisik juga telah dilaksanakan, mulai dari penyuluhan peternakan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, kamtibmas dan bahaya narkoba, KB-Kesehatan, Posyandu, penyakit tidak menular, stunting, hingga pembinaan rohani,” ujarnya.
Menurut Pangdam IV/Diponegoro dalam amanat yang dibacakan Dandim, pembangunan di wilayah pedesaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga diarahkan untuk membangun ketahanan sosial dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sejumlah kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah, dan pelayanan kesehatan turut menjadi bagian dari program.
Setelah upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako kepada lansia dan warga prasejahtera. Dandim bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah RTLH serta hasil pembangunan cor blok jalan.
Pemotongan pita dan penandatanganan prasasti dilakukan sebagai simbol selesainya pembangunan jalan sekaligus menandai dimulainya pemanfaatan jalan tersebut oleh masyarakat.
Dengan berakhirnya TMMD, masyarakat Desa Majenang diharapkan dapat menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (Susantomo)










