VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penanganan peredaran narkoba di wilayah Medan Belawan harus dilakukan secara terpadu dan tidak boleh berhenti pada wacana. Ia meminta seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk menutup serta menindak lokasi-lokasi penyalahgunaan narkoba yang meresahkan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Rico saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tindak Lanjut Penanganan Peredaran Narkoba di Kecamatan Medan Belawan, Jumat (13/3/2026), di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.
Rapat koordinasi itu dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta Camat Medan Belawan Robby Kurniawan.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, di antaranya perwakilan Lantamal I Belawan, BNN Provinsi Sumatera Utara, Denpom I/5 Medan, Kodim 0201 Medan, Polrestabes Medan, serta Polres Pelabuhan Belawan.
Rico mengungkapkan, pada Selasa (10/3/2026) ia bersama sejumlah aparat meninjau langsung ke Belawan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan lokasi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan aktivitas penyalahgunaan dan transaksi narkoba di kawasan itu telah berlangsung cukup lama dan berulang.
Rico menegaskan Pemerintah Kota Medan bersama aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia juga mendorong pembentukan tim khusus lintas instansi untuk menangani berbagai persoalan di Belawan, mulai dari peredaran narkoba, tawuran, hingga gangguan keamanan lainnya.
Menurut Rico, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mencakup pemakai, penyalur, penjual, hingga pihak-pihak yang diduga melindungi jaringan tersebut.
Selain penegakan hukum, Rico juga menekankan pentingnya langkah mitigasi sosial melalui pemberdayaan masyarakat. Ia meminta seluruh pos kamling diaktifkan kembali serta mendorong program pemberdayaan ekonomi, kegiatan olahraga bagi generasi muda, hingga penguatan UMKM. (Vin)






