Warga Paluta Rasakan Manfaat Ekonomi Perbaikan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot

Sumut4 views

VIRAL24.CO.ID – PALUTA – Perbaikan ruas jalan Hutaimbaru-Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai memberikan dampak bagi masyarakat meski pengerjaannya belum rampung. Selain memperlancar mobilitas, kondisi jalan yang membaik juga mulai menggerakkan aktivitas ekonomi warga.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini tengah memperbaiki ruas jalan sepanjang 11,8 kilometer tersebut. Hingga akhir Juni 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 20 persen. Sejumlah titik yang sebelumnya mengalami kerusakan berat telah ditimbun, diratakan, dan diaspal sehingga akses transportasi menjadi lebih lancar.

Marwan Harahap, pemilik warung kelontong di Desa Paolan, mengatakan kondisi jalan yang semakin baik membuat jumlah pelanggan yang singgah di warungnya meningkat.

“Sebelumnya orang malas berhenti karena jalannya rusak. Sekarang lebih ramai, peningkatannya sekitar 50 persen karena dari simpang jalannya sudah mulus,” katanya, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Marwan, perbaikan jalan juga mempermudah distribusi barang dagangan. Waktu tempuh menuju Gunungtua yang sebelumnya cukup lama kini dapat ditempuh sekitar 30 menit dengan sepeda motor. Marwan juga mengingat kondisi jalan sebelum diperbaiki yang pernah menyulitkan proses evakuasi seorang ibu hamil hingga melahirkan dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, di kawasan Sipiongot, Pemprov Sumut juga membangun gorong-gorong berukuran besar di sekitar Pasar Sipiongot selain melakukan pengaspalan jalan. Warga Sipiongot, Sudirman Sitompul, mengaku bersyukur karena jalan menuju kampungnya akhirnya diperbaiki setelah puluhan tahun.

Menurut Sudirman, meski sebagian ruas masih berupa lapisan sirtu, perjalanan menuju Gunungtua kini sudah jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Ia optimistis waktu tempuh akan semakin singkat setelah seluruh pekerjaan selesai.

Selain ruas Hutaimbaru-Sipiongot, Pemprov Sumut juga memperbaiki ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) sepanjang 12 kilometer dan ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer. Seluruh pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *