VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Sejumlah warga terdampak banjir di kawasan Jalan KL Yos Sudarso KM 15, Kecamatan Medan Labuhan, mengeluhkan minimnya respons dari aparat kecamatan dan kelurahan pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada Rabu dan Kamis. Warga menilai pihak kecamatan dan kelurahan belum menunjukkan kehadiran untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak.
“Jangankan bantuan, perhatian pun tak ada kepada kami warga yang ditimpa musibah banjir,” kata Zul Mutaqim, salah seorang warga, Jumat (28/11/2025). Ia menuturkan bahwa banjir kali ini cukup parah karena air yang masuk ke rumah warga juga bercampur lumpur.
Zul menilai bahwa Camat Medan Labuhan Khairun Nasyir dan Lurah Martubung Ruslianto belum menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, sebagai ujung tombak pelayanan publik, aparat pemerintah seharusnya hadir untuk memastikan kondisi warga terdampak.
Hingga Jumat siang, Zul menyebutkan bahwa baik camat maupun lurah belum turun langsung meninjau lokasi banjir maupun menanyakan keadaan warga. Ia menyampaikan hal tersebut setelah kembali dari pos penampungan korban banjir di Masjid Baitul Amal Medan Labuhan.
“Terus terang kami kecewa. Kami ini kan warga Kelurahan Martubung, tetapi saat musibah terjadi, menanyakan kondisi kami saja tidak,” ujarnya. Ia berharap pemerintah setempat dapat lebih cepat merespons ketika terjadi bencana yang menyangkut keselamatan warga.
Zul juga menyampaikan bahwa pemerintah seharusnya hadir memberikan dukungan moral maupun materil, terlebih banjir kali ini membawa dampak cukup serius. Ia menilai bahwa pejabat publik di tingkat kecamatan dan kelurahan perlu lebih tanggap dalam memberikan pelayanan saat bencana.
“Jangan saat jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta retribusi lainnya kami dikejar-kejar, tapi giliran warga terkena musibah mereka tak peduli,” katanya. Hingga berita ini disusun, pihak Kecamatan Medan Labuhan maupun Kelurahan Martubung belum memberikan keterangan terkait keluhan warga tersebut. (V24/Red-01)





