VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau proses pembersihan dan perbaikan di SDN 060907, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, yang mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir lebih dari satu meter pada 27 November lalu. Sejumlah ruang kelas, buku pelajaran, hingga perangkat teknologi sekolah dilaporkan rusak.
Rico menjelaskan bahwa genangan air merusak hampir seluruh fasilitas kelas. “Buku-buku terendam, peralatan peraga, komputer, bahkan smartboard juga ikut rusak,” ujarnya saat meninjau kondisi sekolah, Selasa (2/12/2025). Menurutnya, situasi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar belum dapat dilanjutkan dalam waktu dekat.
Pemko Medan memutuskan untuk meliburkan sementara aktivitas sekolah sambil menunggu perbaikan dilakukan oleh Dinas Pendidikan. Rico menyebut beberapa bangunan mengalami kerusakan struktural, termasuk atap kelas yang runtuh. Ia menegaskan bahwa pembenahan harus dilakukan menyeluruh sebelum sekolah kembali beroperasi.
Selain kerusakan ruang kelas, sejumlah dokumen administrasi dan buku pelajaran siswa juga rusak akibat terendam banjir. Pemko Medan memastikan proses pembersihan dilakukan terlebih dahulu agar pemulihan fasilitas berlangsung maksimal. “Intinya hari ini kita rapikan dulu,” kata Wali Kota.
Usai meninjau sekolah, Rico Waas juga menyambangi warga sekitar yang sedang membersihkan rumah mereka. Ia berdialog dengan warga dan mengecek saluran air untuk memastikan aliran kembali lancar dan mendukung proses surutnya banjir. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Benny Sinomba Siregar menyebut sedikitnya 22 sekolah dari jenjang TK hingga SMP masih terdampak dan membutuhkan penanganan intensif.
Benny menyampaikan dua ruang kelas di salah satu sekolah yang ditinjau mengalami kerusakan cukup berat dan sedang ditangani segera. Selain itu, peralatan elektronik seperti smartboard dan komputer banyak yang terendam. Dinas Pendidikan kini menginventarisasi perangkat yang masih bisa diperbaiki, sembari membentuk tim pendataan pascabanjir di seluruh sekolah terdampak. Menindaklanjuti arahan Wali Kota, proses pembersihan, pendataan, dan pemulihan sarana pendidikan terus dipercepat agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. (Vin)







