VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., menghadiri rapat pembahasan penanganan daerah terisolir bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, serta Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan. Rapat berlangsung di Pos Pendukung Nasional Bencana Banjir dan Tanah Longsor Provinsi Sumatera Utara, Bandara Silangit, Siborongborong, Jumat (5/12/2025).
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati memaparkan kondisi terbaru sejumlah wilayah yang masih terisolir akibat longsor. Ia menyampaikan bahwa jalur distribusi bantuan permakanan perlu segera dioptimalkan agar tidak ada warga terdampak yang terlewat.
Wabup Deni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus melakukan percepatan pembukaan akses jalan serta memastikan bantuan logistik dapat menjangkau seluruh titik terdampak. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga sangat penting untuk mempercepat penanganan tanggap darurat.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Melalui koordinasi ini, kami berharap penanganan daerah terisolir dan pendistribusian bantuan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Wabup.
Rapat juga menyoroti kondisi lingkungan di kawasan terdampak, mulai dari tutupan vegetasi, kerentanan lereng, hingga faktor penyebab longsor yang terjadi di Tapanuli Utara dan sejumlah daerah lain. Menteri Lingkungan Hidup menegaskan perlunya penanganan lingkungan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Deputi Penanganan Darurat BNPB menyampaikan komitmen lembaganya untuk memperkuat dukungan peralatan, personel, dan koordinasi lapangan. Ia menambahkan bahwa operasi udara untuk distribusi logistik akan terus dimaksimalkan terutama bagi wilayah yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat.
Pemkab Tapanuli Utara menyambut baik dukungan yang diberikan dan menegaskan kesiapannya untuk bekerja secara kolaboratif bersama pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait. Dengan koordinasi yang semakin solid, pemerintah daerah optimistis penanganan bencana dapat berlangsung lebih efektif demi keselamatan dan pemulihan masyarakat. (TD)






