VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sukses menggelar Panggung Budaya bertajuk “Beta Tu Pulo Sibandang” pada rangkaian Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Panggung Keong PRSU, Medan, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi potensi wisata Pulau Sibandang sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya Batak sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, perantau Batak, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., mengatakan Pulau Sibandang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan keindahan alam yang menjadi modal utama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Danau Toba.
Menurutnya, daya tarik Pulau Sibandang tidak hanya terletak pada panorama alam, tetapi juga pada warisan budaya yang masih terjaga, seperti rumah adat Batak, situs cagar budaya, hingga pohon mangga berusia lebih dari 150 tahun yang masih berbuah.
“Yang ingin kita tampilkan bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses sejarah dan nilai-nilai budaya yang membentuk identitas Pulau Sibandang,” ujar Jonius.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mengembangkan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism, di antaranya penyelenggaraan maraton, jalur bersepeda, serta olahraga renang perairan terbuka (open water swimming) di sekitar Pulau Sibandang. Konsep tersebut dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat dan semangat sukarelawan guna mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan itu disampaikan tokoh masyarakat Sumatera Utara sekaligus mantan Bupati Tapanuli Utara, Dr. R.E. Nainggolan, M.M. Menurutnya, Panggung Budaya “Beta Tu Pulo Sibandang” berhasil menampilkan kekayaan budaya Batak secara utuh serta menunjukkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan tradisi daerah.
“Saya berharap Pulau Sibandang semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Sumatera Utara dan mendapat dukungan seluruh masyarakat, khususnya para perantau,” katanya.
Panggung budaya tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ferry Mulyana Sunarya, unsur Kodim, Kejaksaan Negeri, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta berbagai elemen masyarakat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan beragam kesenian tradisional, mulai dari tortor, pementasan Hoda-hoda, atraksi budaya dari sanggar seni dan pelajar, hingga hiburan musik yang dibawakan Style Voice dan DKD Tapanuli Utara.
Melalui Panggung Budaya “Beta Tu Pulo Sibandang”, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga mengajak masyarakat, para perantau, dan investor untuk bersama-sama mempromosikan serta mengembangkan Pulau Sibandang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba. (TD)










