VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk terus memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral sebagai fondasi pembangunan berbasis data. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka penilaian wawancara Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) oleh Tim Penilai Badan (TPB) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo yang digelar secara virtual, Kamis (17/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Bappeda Kota Medan Ferry Ichsan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan, Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia, jajaran perangkat daerah, Tim Penilai Badan BPS Kabupaten Karo, serta tim pembina statistik sektoral BPS Kota Medan.
Dalam sambutannya, Zakiyuddin mengapresiasi BPS, khususnya TPB BPS Kabupaten Karo, yang telah melaksanakan proses evaluasi. Menurutnya, EPSS tidak hanya menjadi instrumen untuk mengukur kepatuhan terhadap regulasi statistik, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas, relevansi, dan aksesibilitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan publik.
“EPSS bukan hanya mengukur kepatuhan terhadap regulasi statistik, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas, relevansi, dan aksesibilitas data statistik yang menjadi dasar penyusunan kebijakan publik,” ujar Zakiyuddin.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Kota Medan menjadi salah satu prioritas strategis Pemko Medan dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Komitmen tersebut diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Medan Nomor 31 Tahun 2021 tentang Satu Data Kota Medan yang mengintegrasikan data lintas perangkat daerah agar lebih akurat, terpadu, dan mudah dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan.
Menurut Zakiyuddin, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan sebagai wali data terus melakukan pembinaan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mampu menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan tepat waktu. Upaya tersebut juga diperkuat melalui penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership oleh seluruh kepala OPD pada November tahun lalu.
Ia mengungkapkan, berbagai langkah tersebut telah menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kota Medan meningkat dari 2,20 dengan kategori cukup pada 2023 menjadi 2,94 dengan kategori baik pada 2024. Capaian tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi di Provinsi Sumatera Utara.
Keberhasilan itu, kata Zakiyuddin, merupakan hasil sinergi antara Diskominfo Kota Medan sebagai wali data, Bappeda selaku Ketua Forum Satu Data Kota Medan, serta perangkat daerah yang menjadi lokus penilaian EPSS tahun ini, yakni Dinas Kesehatan dan DP3APMP2KB Kota Medan. Pada penilaian tersebut, Dinas Kesehatan mempresentasikan kompilasi statistik Profil Kesehatan Tahun 2024, sedangkan DP3APMP2KB menyampaikan kompilasi statistik Profil Gender Tahun 2025.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia menjelaskan bahwa EPSS merupakan instrumen yang digunakan BPS untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di pemerintah daerah. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola data sehingga menghasilkan statistik yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan maupun evaluasi pembangunan.
Hafsyah menambahkan, hasil utama EPSS adalah Indeks Pembangunan Statistik (IPS) yang memiliki arti strategis karena menjadi salah satu indikator kinerja BPS sekaligus indikator kinerja utama Pemko Medan yang dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai wali data.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat memberikan informasi secara objektif selama proses evaluasi serta menunjukkan praktik terbaik dalam penyelenggaraan statistik sektoral.
“Keberhasilan EPSS bukan hanya menjadi keberhasilan BPS atau Dinas Kominfo sebagai wali data, tetapi merupakan keberhasilan seluruh Pemko Medan dalam membangun ekosistem data yang kuat, terintegrasi, dan mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” pungkasnya. (Vin)









