VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan usaha ultra mikro. Menurutnya, penyaluran modal tidak cukup hanya memberikan dana, tetapi harus disertai model bisnis yang terstruktur, mudah dijalankan dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Dalam pertemuan tersebut, Rico menekankan pentingnya memastikan kesiapan operasional usaha sebelum pembiayaan diberikan kepada pelaku usaha ultra mikro. Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi jajaran pimpinan PNM Cabang Medan di Balai Kota Medan, Selasa (1/9/2026).
Rico menilai pemberian modal tanpa pendampingan dan kepastian model usaha berpotensi menimbulkan persoalan baru, mulai dari kegagalan usaha hingga kesulitan penerima manfaat mengembalikan pembiayaan.
“Saya tidak mau sekadar memberikan uang tanpa kepastian usaha itu sustain. Kita harus memastikan bisnisnya berjalan secara konkret agar pelaku usaha berdaya dan mampu mengembalikan pembiayaan dengan lancar,” ujar Rico, didampingi Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Plt Kepala BKAD Suluh Aulia Harahap dan Kepala Bapenda M. Agha Novrian.
Sebagai langkah konkret, Rico mengatakan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan akan berkolaborasi dengan PNM menyusun modul bisnis standar. Modul tersebut mencakup standar operasional dan produksi, pemasaran, branding hingga konsep replikasi usaha yang mengadopsi pola waralaba (franchise) dalam skala mikro.
Rico mencontohkan usaha sederhana seperti nasi goreng yang dapat dikembangkan menjadi model bisnis siap pakai. Penerima pembiayaan tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga panduan usaha, standar resep, proses produksi dan identitas merek sehingga model tersebut dapat diterapkan secara konsisten.
Menurut Rico, pola tersebut penting untuk memastikan pembiayaan benar-benar menghasilkan kegiatan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Ia menegaskan pemerintah tidak ingin program pembiayaan berhenti pada penyerahan modal tanpa memperhatikan kemampuan usaha penerima manfaat untuk berkembang dan memenuhi kewajiban pembiayaan.
Pemimpin PNM Cabang Medan Muhammad Wazir menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan PNM memperkuat kolaborasi dengan Pemko Medan. Selain menyalurkan pembiayaan, PNM akan memperluas pelatihan terstruktur agar nasabah ultra mikro dapat meningkatkan kapasitas usaha, naik kelas dan memenuhi kualifikasi untuk mengakses pembiayaan perbankan nasional. (V24/ART/RT)






