Pemkab Simalungun Perkuat Sinergi Pengembangan KEK Sei Mangkei

Simalungun65 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun memperkuat sinergi dengan pelaku usaha dalam pengembangan KEK Sei Mangkei melalui kegiatan coffee morning dan ramah tamah di Gedung Administrator KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Jumat (17/4/2026).

Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga yang mewakili Bupati hadir bersama jajaran perangkat daerah untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan rencana strategis pemerintah daerah.

Dalam sambutan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan apresiasi kepada PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA) selaku pengelola kawasan atas terselenggaranya forum tersebut.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk memperoleh informasi dan masukan terkait pengembangan KEK Sei Mangkei agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Benny.

Pemkab Simalungun, lanjutnya, berkomitmen mendorong pengembangan kawasan industri melalui sejumlah program strategis, di antaranya rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Perdagangan guna menyiapkan tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, Pemkab juga akan berkoordinasi dengan PT KINRA terkait pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), penyediaan hunian pekerja, serta kajian pembentukan satuan tugas (satgas) khusus KEK Sei Mangkei.

Pemerintah daerah juga mendukung peningkatan infrastruktur, termasuk jalan provinsi di sekitar kawasan, guna memperlancar aktivitas investasi.

Bupati Simalungun selaku Ketua Dewan Kawasan menegaskan, KEK Sei Mangkei sebagai kawasan industri manufaktur memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi investor, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Administrator KEK Sei Mangkei, Irwan Hercules Sitorus, menyampaikan capaian kawasan yang terus menunjukkan tren positif.

Ia menyebut nilai produksi kawasan tumbuh 19,1 persen dengan kontribusi ekspor mencapai 13,3 persen, serta lebih dari 70 persen produk telah menembus pasar internasional, terutama dari sektor hilirisasi sawit, karet, logistik, dan pariwisata.

“Hingga saat ini terdapat 29 pelaku usaha yang beroperasi di KEK Sei Mangkei. Namun, dukungan infrastruktur, khususnya akses jalan, masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Perwakilan PT KINRA, Alwin Abdi, berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dalam mempercepat pertumbuhan kawasan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara pemerintah dan pelaku usaha untuk membahas berbagai kendala serta solusi dalam pengembangan KEK Sei Mangkei sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *