VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pasca musibah banjir melanda Kota Medan, terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota ini. Sejumlah SPBU ada yang tidak melakukan aktifitas menjualnya kepada masyarakat dengan alasan pasokan belum masuk dari Pertamina UPMS I Medan.
Sedangkan sebagian SPBU yang buka terlihat melayani masyarakat dengan antrian panjang mengisi BBM mulai kenderaan roda dua sepeda motor, roda tiga (Betor) dan kenderaan mobil roda empat. Demikian pantauan VIRAL.24.CO.ID di sejumlah SPBU di Medan, Sabtu (29/11/2025).
Seperti di SPBU Pasar V Kawasan Tembung, terlihat mulai pagi masyarakat menunggu untuk mengisi BBM kenderaannya. Masyarakat terlihat duduk dan sabar memarkirkan kenderaannya, tetapi oleh seorang karyawan wanita, menyebutkan pasokan BBM belum masuk sehingga tida bisa melayani konsumen di tempat itu.
Bahkan, beberapa warga Tembung terlihat mendorong kenderaan sepeda motornya karena kehabisan bahan bakar, sementara galon pengecer yang sebelumnya ramai di kawasan itu, tidak ada menjual karena alasan BBM habis dan langka.
“Sepeda motor saya sudah res mulai tadi malam dan mendorong sejauh 1 Km ke SPBU ini, tetapi sudah 1 jam menunggu, belum buka juga SPBU ini,” ujar Muslim warga Medan Tembung.
Sementara SPBU di Jalan Denai Persis lewat Simpang Mandala Medan, terlihat buka dan melayani antrian panjang masyarakat dan terlihat kemacetan karena warga melakukan antrian panjang.
Demikian juga di SPBU Jalan Bakti persis di depan pasar Bakti, terlihat antrian panjang pengendera kenderaan sampai melimpah ke badan jalan Bakti hingga antrian sampai 1,5 jam.
Untunglah, ada kebijakan petugas SPBU agar tidak mengantri lama, warga yang mengisi tidak menggunakan sistem barkot dan pencatatan oleh petugas SPBU. Setelah BBM diisi, konsumen langsung menyerahkan uang kepada petugas sesuai jumlah BBM yang diisi.
Sementara di SPBU Jalan Brigjen Katamso Medan pukul 10.00 WIB pagi, terlihat tutup dan belum melakukan aktivitasnya melayani konsumen dengan alasan pasokan belum masuk.
Ketua LSM Lembaga Pencari Fakta Indonesia (LFPI) Sumut Efendi Aritonang saat diminta tanggapannya menyebutkan, Pertamina harus bekerja profesional dalam menyalurkan BBM sehingga tidak terjadi kelangkaan di SPBU di daerah ini.
Artinya, Pertamina UPMS I Medan menjaga pasokan ke SPBU sehingga jangan terjadi kekosongan di SPBU sehingga masyarakat kecewa saat mengisi BBM kenderaannya. (Erwan)









