VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Pemerintah Kota Medan membuka peluang perluasan pasar komoditas lokal ke Korea Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah. Salah satu potensi yang ditawarkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas adalah kopi khas Sumatra yang dinilai memiliki peluang untuk dipasarkan ke sejumlah kota di Korea Selatan.
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas peluang penguatan kerja sama di bidang perdagangan, ekonomi kreatif, kesehatan, pendidikan, budaya serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Peluang tersebut disampaikan Rico saat menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soongu di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (9/9/2026).
“Kalau kopi kami ingin diekspor ke kota-kota di Korea, kami siap memfasilitasi,” tegas Rico.
Selain membuka akses pasar untuk komoditas kopi, Rico melihat perkembangan industri kreatif Korea Selatan sebagai peluang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Medan. Kerja sama dapat diarahkan pada pertukaran pengetahuan di bidang film, drama, musik dan seni pertunjukan, termasuk peluang pengembangan program pendidikan yang berkaitan dengan industri kreatif.
“Kami tertarik apabila ada pertukaran pengetahuan dalam bidang seni film, drama, dan musik. Mungkin ada universitas yang bisa mengeluarkan modul untuk belajar K-Pop dan K-Drama. Dunia kreatif ini punya potensi besar menggerakkan roda ekonomi,” ujar Rico.
Rico juga menawarkan potensi sektor kesehatan Medan melalui pengembangan medical tourism atau wisata medis. Salah satu peluang kerja sama tersebut berkaitan dengan pengembangan RS Haji Medan bersama pihak Korea Selatan untuk menghadirkan layanan kesehatan unggulan, antara lain pusat jantung, onkologi dan medical check-up.
Menurut Rico, Medan memiliki modal ekonomi lain berupa keberagaman etnis dan budaya serta kekayaan kuliner yang dapat dikembangkan untuk memperluas kerja sama dengan Korea Selatan. Pengembangan berbagai potensi tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi perekonomian kota.
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soongu mengapresiasi gagasan yang disampaikan Rico. Ia juga mendorong penguatan hubungan kerja sama kota kembar (sister city) antara Medan dan Gwangju yang telah terjalin.
Menurut Yoon, kerja sama Medan-Gwangju dapat diperdalam melalui sektor ekonomi kreatif, pertukaran budaya serta program pertukaran pelajar dan mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir Dr. Parlindungan Purba selaku Honorary Consul of the Republic of Korea, Park Yohan selaku Country Director EDCF Jakarta Representative Office, The Export-Import Bank of Korea, Han Na La selaku First Secretary Kedutaan Besar Korea Selatan, Yoo Seung selaku Deputy Country Director EDCF Jakarta Representative Office, Chung Dodam selaku spesialis sekaligus penerjemah Kedutaan Besar Korea Selatan, serta Fatwa Islami Azfa selaku Assistant Specialist EDCF Jakarta Representative Office. (V24/ART/RT)






