Longsor Putus Akses Utama, Bupati Nisel Instruksikan Buka Jalan Darurat

VIRAL24.CO.ID – NIAS SELATAN – Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia meninjau sejumlah lokasi terdampak tanah longsor dan banjir luapan di Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (8/9/2026). Ia menginstruksikan jajarannya segera membuka jalan darurat untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus akibat bencana.

Bencana terjadi pada Senin (7/9/2026) setelah wilayah Kabupaten Nias Selatan diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Salah satu lokasi terdampak berada di Desa Bawomataluo. Longsor di wilayah tersebut menyebabkan situs sejarah Makam Saonigeho mengalami kerusakan hingga ambruk.

Bupati kemudian meninjau Desa Siwalawa untuk melihat kondisi jalan utama yang menjadi akses penghubung desa menuju kota. Jalan tersebut putus total setelah tertimbun material longsor.

Sokhiatulo meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan jalur alternatif sementara agar mobilitas masyarakat tidak terhenti.

“Segera buat jalan darurat, sambil menunggu kesepakatan bila nanti harus ada pengalihan atau pembukaan jalan baru,” ujar Sokhiatulo saat meninjau lokasi.

Selain lokasi longsor, Bupati meninjau jembatan penghubung Desa Hilinawalo Fau dan Desa Bawogosali. Kondisi jembatan tersebut kritis setelah bahu jalan tergerus derasnya luapan air dan berpotensi menyebabkan akses terputus.

Sokhiatulo meminta perangkat daerah segera melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan, terutama terhadap infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat.

Peninjauan tersebut turut didampingi anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan memastikan penanganan dampak bencana menjadi prioritas, khususnya pemulihan akses transportasi dan infrastruktur yang rusak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (Kornelius Fau)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *