Kunjungi Nias bersama Pangdam dan Kapolda, Edy Rahmayadi Dorong Kepala Daerah Percepat Vaksinasi Covid-19

Nias71 views

VIRAL24.CO.ID – GUNUNGSITOLI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengunjungi Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Kamis (17/2). Tujuannya untuk akselerasi  vaksinasi Covid-19, terutama bagi lanjut usia (Lansia) dan anak usia 6-11 tahun.

Dalam arahannya, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan kehadirannya bersama Pangdam dan Kapolda di Kepulauan Nias karena kabupaten/kota ini merupakan yang terjauh dari ibukota dan terpisah perairan. Dalam kondisi pandemi Covid-19, terjadinya penyebaran virus cukup mengkhawatirkan karena posisinya berada di satu pulau.

Untuk itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara di Gunungsitoli yang memfasilitasi tempat kegiatan tersebut, yakni Kanwil Kemenag setempat, pengelola sekolah serta pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias. Dukungan itu pun dinilai menjadi motivasi bagi pemerintah provinsi bersama unsur Forkopimda lainnya.

“Nias dan Gunungsitoli itu sekarang level 3, sudah tanda peringatan ke arah level 4. Kalau sudah naik, semua ditutup, jalan disekat, sekolah tidak boleh dan pasar ditutup, ini berbahaya. Untuk itu kepada bupati dan walikota, sampaikan benar-benar kepada masyarakat,” jelas Edy.

Kepada masyarakat, Edy berpesan, bahwa tindakan aparat aktif mengajak vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan adalah bagian dari tugas dan bukti kepedulian negara atas kondisi rakyatnya. Sebab, tanpa disiplin, pandemi Covid-19 akan sulit ditangani. Langkah penting lainnya, kata Gubernur, yakni vaksinasi yang terus dikejar hingga ke desa-desa. Meskipun kesannya memaksa, namun semua itu agar imunitas rakyat meningkat, terutama menghadapi Covid-19, sehingga sekalipun harus terkena, tidak menyebabkan sakit parah.

Senada dengan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan, kondisi penularan Covid-19 varian Omicron, khususnya di Gunungsitoli lebih tinggi saat ini dibanding Agustus 2021 saat varian delta melanda. (VIN)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *