VIRAL24.CO.ID – MEDAN – PUD Pasar Medan bekerjasama dengan Adira Finance menggelar Festival Pasar Rakyat (FPR) untuk pertama kalinya di Pasar Pusat Pasar Medan. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Medan Rico Waas, diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Sabtu (15/11/2025).
Dalam sambutannya, Sekda Wiriya Alrahman menegaskan pentingnya peran pedagang bagi daerah. “Pedagang adalah motor ekonomi. Tanpa pedagang, roda ekonomi pasti terganggu. Pasar tradisional harus dikelola lebih modern, dan salah satu kriterianya adalah bersih dan nyaman,” ujar Sekda.
Sekda Wiriya Alrahman juga menyampaikan pesan Wali Kota agar PUD Pasar memperhatikan sirkulasi udara di pasar. Ia juga berpesan agar salah satu ciri khas pasar tradisional tetap dipertahankan yakni tawar-menawar. ”Tawar menawar adalah ciri khas yang memberi kepuasan tersendiri bagi konsumen ketika tawarannya disetujui. Ini harus tetap dipertahankan,” tegas Sekda.
Sekda berharap FPR menjadi momentum untuk membina pedagang agar dapat mengelola keuangannya lebih baik lagi dan menjadi bagian dari pasar rakyat yang tumbuh modern, bersih, terawat, dan aman.
Direktur SDM dan Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, menambahkan bahwa Adira Finance hadir untuk mendukung perekonomian di dalam pasar. “Kegiatan ini diharapkan berdampak besar pada perekonomian mikro. Di ulang tahun ke-35 Adira Finance, kami ingin membuat masyarakat berdaya dan Indonesia maju,” katanya.
Sementara itu, Plt. Direktur Utama PUD Pasar Medan Agus Syahputra menjelaskan bahwa Festival Pasar Rakyat ini merupakan tonggak sejarah bagi Pasar Pusat Pasar dan wujud dari kolaborasi strategis antara PUD Pasar Medan dengan Adira Finance.
”Kami memandang pasar bukan hanya sebagai tempat transaksi, tetapi sebagai pusat kebudayaan, sosial, dan penggerak utama ekonomi kerakyatan,” tutur Agus Syahputra.
Sebelum acara berlangsung, kata Agus, PUD Pasar telah melakukan perbaikan signifikan di Pusat Pasar, meliputi perbaikan pintu harmonika untuk menjamin keamanan dan kelancaran akses. Pengerjaan mural yang berfungsi estetis, termasuk di atas area stand makanan yang kini diisi stand Tiktoker Barbie Lubis, bertujuan mengangkat citra pasar. Perbaikan fasilitas kamar mandi lantai 1 untuk kebersihan dan kenyamanan esensial.
Selain perbaikan fisik, FPR juga diisi beragam kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti Bazaar Kuliner, Cek Kesehatan Gratis, Donor Darah, Edukasi Literasi Keuangan dan Digitalisasi, hingga Pemberian bibit pohon, alat kebersihan, dan sertifikasi halal.
Agus Syahputra berharap, festival ini harus memberi manfaat nyata. Ia mengajak seluruh pedagang untuk turut aktif merawat fasilitas yang telah diperbaiki. PUD Pasar Medan, sambungnya, mengajak masyarakat Kota Medan untuk rutin berbelanja di pasar tradisional, karena dukungan tersebut berarti menguatkan ekonomi tetangga dan merawat kearifan lokal.
“Mari jadikan event ini sebagai tonggak kebangkitan pasar rakyat di Medan. Mari kita jadikan pasar ini sebagai rumah kedua yang kita jaga bersama,” ujarnya. (Erwan)






