NIAS SELATAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Mazo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menyebabkan akses jalan menuju kecamatan tersebut putus total di dekat Desa Tetegawa’ai pada hari Senin (19/10/2026) kemarin. Kondisi ini mengganggu mobilitas masyarakat dan mendorong warga meminta Pemerintah Kabupaten Nias Selatan segera melakukan peninjauan serta penanganan di lokasi.
Jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan untuk bekerja, mengakses layanan pendidikan dan publik, serta mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan ekonomi.
Warga yang menyampaikan harapannya kepada media pada Selasa (20/10/2026) meminta pemerintah daerah segera menurunkan petugas teknis guna memeriksa kondisi jalan dan tingkat kerusakan di lapangan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selain perbaikan, masyarakat berharap pemerintah mengambil langkah darurat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan dampak terputusnya akses transportasi. Jika memungkinkan, warga juga mengharapkan tersedianya jalur alternatif yang aman selama akses utama belum dapat dilalui.
Terputusnya jalan dikhawatirkan menghambat berbagai aktivitas masyarakat, terutama perjalanan untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, pelayanan publik, serta distribusi barang dan hasil pertanian. Kondisi ini juga berpotensi menyulitkan warga yang membutuhkan transportasi dalam situasi mendesak.
Masyarakat turut mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi bagian jalan yang terputus atau mengalami kerusakan. Terlebih, apabila hujan masih berlangsung dan kondisi tanah di sekitar badan jalan belum stabil, risiko keselamatan perlu menjadi perhatian.
Warga berharap penanganan dilakukan secara terkoordinasi oleh perangkat daerah dan instansi teknis yang berwenang, mulai dari pengamanan lokasi dan pemeriksaan kerusakan hingga pelaksanaan perbaikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Masyarakat juga mengharapkan pemerintah menyampaikan informasi secara terbuka mengenai langkah penanganan yang akan dilakukan, termasuk upaya darurat dan perkiraan waktu perbaikan setelah tersedia hasil pemeriksaan teknis. Informasi tersebut dinilai penting agar warga dapat menyesuaikan perjalanan selama akses jalan belum pulih.
Hingga berita ini disusun, tingkat kerusakan secara terperinci, penyebab teknis terputusnya jalan, jumlah warga terdampak, serta langkah resmi pemerintah daerah belum diperoleh konfirmasi. Media ini membuka ruang bagi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan instansi terkait untuk memberikan keterangan resmi guna melengkapi informasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan.
Masyarakat berharap akses jalan menuju Kecamatan Mazo segera ditangani agar mobilitas warga kembali lancar dan keselamatan pengguna jalan tetap terjamin. (Kornelius Fau)






