VIRAL24.CO.ID – NIAS SELATAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Nias Selatan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mempercepat pembangunan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Nias Selatan, Sakhiatulo Laia, pada puncak peringatan HUT ke-23 Kabupaten Nias Selatan yang dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, beserta jajaran tamu undangan, Senin (28/7/2026).
Dalam sambutannya, Sakhiatulo Laia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Kebudayaan di Kabupaten Nias Selatan. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kehormatan sekaligus membawa harapan baru bagi masyarakat dalam upaya menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Kebudayaan Republik Indonesia. Terima kasih atas kunjungan Bapak di Kabupaten Nias Selatan. Semoga Bapak Menteri dapat menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya yang kami miliki,” ujar Sakhiatulo.
Ia menilai dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar kekayaan budaya Nias Selatan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjaga kelestarian warisan budaya, dukungan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pengembangan berbagai program kebudayaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Sakhiatulo, masyarakat Nias Selatan telah lama mengenal sosok Fadli Zon sebagai tokoh yang memiliki perhatian terhadap sejarah dan kebudayaan Indonesia. Karena itu, kehadiran Menteri Kebudayaan diharapkan semakin memotivasi masyarakat untuk menjaga identitas budaya di tengah arus perkembangan zaman.
Selain menyoroti pelestarian budaya, Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-23 juga menjadi ajang refleksi atas perjalanan Kabupaten Nias Selatan sejak dimekarkan lebih dari dua dekade lalu. Pemerintah daerah, katanya, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga potensi budaya Nias Selatan dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sakhiatulo juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi daerah sebagai momentum mempererat persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun Kabupaten Nias Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya warisan para leluhur.
Puncak peringatan HUT ke-23 Kabupaten Nias Selatan turut dihadiri kepala daerah se-Kepulauan Nias, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Nias Selatan yang maju, berbudaya, dan berdaya saing melalui pembangunan yang berpihak pada pelestarian nilai-nilai budaya lokal. (CF)










