Hari Otda ke-30, Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

Simalungun5 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Senin (27/4/2026). Upacara berlangsung khidmat dan tertib.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Akbar Putra Siregar dipercaya sebagai komandan upacara, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Albert R. Saragih sebagai perwira upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan perangkat daerah, camat, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Simalungun.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan hening cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Mendagri menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh unsur pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Otonomi daerah menjadi instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Mendagri dalam sambutan tertulisnya.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi dan sumber daya secara optimal, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Mendagri juga mengingatkan para kepala daerah untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam menghadapi tantangan seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan hari besar, diharapkan dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi secara optimal,” tegasnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi refleksi atas capaian pelaksanaan otonomi daerah selama tiga dekade, sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *