VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Tapanuli Utara dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat peran ibu dalam membentuk karakter, moral, dan kepribadian anak sejak dini.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Neny Angelina JTP br. Purba, menegaskan komitmen tersebut dalam kegiatan yang digelar di Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (28/4/2026).
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah mendorong para ibu untuk meneladani semangat Raden Ajeng Kartini sebagai simbol perjuangan emansipasi perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan kemandirian.
Bupati menilai, peran ibu sangat krusial dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA), mulai dari pemenuhan gizi dan kesehatan, pemberian kasih sayang, hingga pengawasan penggunaan teknologi dan pembentukan karakter anak.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tengah fokus memenuhi berbagai indikator KLA, dengan menempatkan peran keluarga, khususnya ibu, sebagai fondasi utama.
Kabupaten Layak Anak merupakan sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak melalui kebijakan dan program berkelanjutan.
Dalam upaya tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, dan program PAUD Holistik Integratif menjadi kekuatan utama dalam percepatan pencapaian predikat KLA di Tapanuli Utara.
Selain itu, peringatan Hari Kartini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk isu anak berhadapan dengan hukum, perdagangan orang, serta perkawinan usia dini.
Pemerintah daerah berharap melalui penguatan peran perempuan, dapat terwujud generasi yang terlindungi, berkarakter, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan. (TD)










