VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Agar pembangunan dapat berjalan lancar dan maksimal tentunya diperlukan kolaborasi serta peran serta dari seluruh masyarakat, termasuk umat Hindu yang ada di Kota Medan. Oleh karenanya Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak umat Hindu bersama dengan Pemko Medan membangun ibukota Provinsi Sumatera Utara ini. Dengan kolaborasi dan dukungan yang diberikan, Kota Medan akan jauh lebih baik lagi kedepannya.
“Dibutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan berjalan lancar dan maksimal,” kata Bobby Nasution saat menghadiri Perayaan Deepavali Nusantara Tahun 2022 di Le Polonia Hotel, Kamis (27/10) malam.
Bentuk dukungan yang diberikan, jelas Bobby Nasution, masyarakat dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. “Mau dibangun sebesar apa pun drainasenya kalau masyarakatnya masih buang sampah sembarangan, termasuk ke dalam drainase dan parit tentunya akan sia-sia,” ungkapnya.
Oleh karenanya, menantu Presiden Joko Widodo ini mengajak seluruh umat Hindu yang hadir dalam Perayaan Deepavali ini untuk mendukung pembangunan yang dijalankan. Selain berkolaborasi membangun Kota Medan, suami Ketua TP PKK Kota Medan ini juga mengajak umat Hindu, terutama generasi mudanya bersama-sama memerangi narkoba.
Dihadapan Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Sultan Deli ke-XIV Sri Paduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad SIP MSi, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda SH SIK, Pembimas Hindu Kemenag Sumut Eli Rosa Tarigan, Ketua PHDI Sumut Surya, Ketua PHDI Kota Medan Matha Riswan, Ketua Kadin Medan Arman Chandra, Tokoh-Tokoh Hindu Lintas Etnis (Tamil, Bali, Jawa, Karo, Sikh) serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, Bobby Nasution selanjutnya mengucapkan Selamat Deepavali.
Perayaan Deepavali kali ini mengusung tema “Deepavali Sebagai Bingkai Kolaborasi, Menuju Nusantara Jaya”. Tujuan dari Deepavali Nusantara Tahun 2022 ini digelar guna membangun kerukunan dan keharmonisan masyarakat Kota Medan yang multi etnis, suku dan agama. Diharapkan dapat menimbulkan suasana kondusif serta rasa kenyamanan bagi masyarakat. (VIN)






