Gubsu Dukung Danareksa Kembangkan Kawasan Industri Menuju KEK

Sumut110 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menyambut baik rencana PT Danareksa (Persero) untuk mengembangkan kawasan industri di Sumut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong pembangunan KEK di setiap provinsi.

“Kami sangat mendukung pengembangan kawasan industri di Sumut. Ekonomi harus tumbuh, dan pertumbuhan itu harus dibarengi dengan peningkatan investasi,” kata Bobby saat menerima jajaran Direksi PT Danareksa di Ruang Kerja Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Jumat (8/8/2025).

Gubernur Bobby menyatakan harapannya agar Danareksa turut berperan dalam mendongkrak pertumbuhan investasi di Sumut. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi provinsi pada tahun 2029 mencapai 7,6 persen, dan investasi menjadi komponen penting untuk mewujudkan target tersebut.

“Danareksa bisa menjadi pintu masuk investor ke Sumut. Kami sangat terbuka terhadap dukungan Danareksa dan siap memberikan kemudahan bagi investor yang ingin masuk,” tegasnya.

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumut akan memberikan stimulus dan kemudahan perizinan untuk mendukung percepatan investasi. Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menetapkan target investasi Sumut pada 2025 sebesar Rp53,6 triliun. Hingga semester II tahun 2025, realisasi investasi gabungan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat mencapai Rp28,4 triliun.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, Sumut butuh dukungan Danareksa dalam membangun iklim investasi yang sehat dan kompetitif,” jelasnya.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Ruchandi, menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk menyelaraskan arah kebijakan investasi yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Sumut. Danareksa saat ini mengelola tujuh kawasan industri strategis nasional, yaitu PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Kawasan Industri Medan (KIM), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

“Sesuai hasil rapat dengan Presiden, kawasan industri yang perkembangannya masih terhambat akan dialihkan ke Danareksa untuk dipercepat, termasuk kawasan industri di Sumut,” ujarnya.

Yadi menambahkan bahwa pemerintah sebagai pemegang saham utama telah menginstruksikan Danareksa untuk aktif melakukan pembukaan, akuisisi, dan investasi di kawasan industri baru.

“Kami juga siap mengembangkan kawasan industri tersebut menjadi KEK dengan dukungan fiskal inisiatif dari pemerintah,” tambahnya.

Diketahui, saat ini Indonesia memiliki 24 Kawasan Ekonomi Khusus dengan total luas lebih dari 21.000 hektare, salah satunya adalah KEK Sei Mangkei yang berada di Sumatera Utara.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Effendy Pohan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut, Faisal Arif Nasution Kepala DPMPTSP Sumut, Poppy Marulita Hutagalung Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Jajaran direksi PT Danareksa (Persero). (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *