VIRAL24.CO.ID – ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan bersama unsur Forkopimda menunjukkan komitmen kuat dalam penguatan ketahanan pangan daerah melalui dukungan terhadap Gerakan Tanam Padi Gogo yang digagas Kodim 0208/Asahan, Kamis (27/11/2025).
Program ini dinilai strategis karena mampu mendiversifikasi sumber pangan sekaligus memanfaatkan lahan-lahan potensial di wilayah Asahan. Hingga saat ini, pengelolaan pertanian padi gogo oleh Kodim telah mencapai sekitar empat hektare dan terus diperluas untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0208/Asahan tersebut dihadiri Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif Kodim. Menurutnya, gerakan tanam padi gogo merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda siap berkolaborasi untuk memperluas dan mengoptimalkan program ini.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi penting pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam mendukung usaha peningkatan produksi pangan, baik melalui pemanfaatan lahan tidur, penerapan teknologi pertanian, maupun penguatan sinergi antarlembaga. “Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung kegiatan Tanam Padi Gogo. Forkopimda siap berkolaborasi dalam memperluas dan menguatkan program ketahanan pangan ini,” ujarnya.
General Manager PT BSP Tbk Kisaran, Ahmad Nelson Samosir, turut memberikan apresiasi terhadap langkah Kodim 0208/Asahan. Ia menyebut program penanaman padi gogo sebagai gagasan cerdas yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan dunia usaha menjadi modal besar dalam memperkuat sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif TNI dalam memperkuat ketahanan pangan, yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai pendukung strategis dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat.
Dandim menambahkan bahwa perluasan lahan tanam akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai kelompok tani dan pemangku kepentingan di daerah. Ia berharap gerakan ini dapat meningkatkan produktivitas serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat secara umum. Program padi gogo juga dinilai relevan untuk menghadapi dinamika perubahan iklim yang memengaruhi pola tanam di sejumlah wilayah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati Asahan, Wakil Bupati, Dandim, unsur Forkopimda, serta para tamu kehormatan turut melakukan penanaman bibit padi gogo secara simbolis di area Makodim 0208/Asahan. Prosesi ini menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kemandirian pertanian daerah. (RE)






