Disdik Sumut Warning Kepsek Nakal Kutip Biaya Sekolah, Siap-siap Dicopot!

Headline, Sumut45 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi sekolah maupun oknum ASN yang melakukan pengutipan dalam pelaksanaan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG). Ia memastikan seluruh bentuk pungutan yang membebani orang tua murid dilarang dan akan langsung dikenakan sanksi.

Alexander menyampaikan, prinsip utama PUBG adalah memberikan akses pendidikan gratis tanpa menurunkan kualitas layanan pendidikan yang telah berjalan selama ini.

“Saya pastikan tidak boleh lagi ada pengutipan apa pun. PUBG ini berjalan tanpa boleh menurunkan kualitas pendidikan di sekolah,” kata Alexander dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Jumat (14/11).

Ia mencontohkan kekhawatiran sebagian masyarakat mengenai potensi pengurangan fasilitas sekolah, seperti penggunaan pendingin ruangan (AC) untuk efisiensi anggaran. Alexander menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi.

“Sekolah yang sudah pakai AC, jangan sampai muncul bahasa bahwa AC dimatikan karena sekolah gratis. Tidak. Kami sedang menghitung skema terbaik agar layanan tetap sama,” ujarnya.

Alexander menyatakan Disdik Sumut sedang menyiapkan mekanisme pembiayaan agar standar kenyamanan siswa tetap terjaga meskipun seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah.

Terkait pengawasan, Alexander mengungkapkan bahwa sejumlah oknum telah dijatuhi sanksi karena terbukti menyalahgunakan wewenang.

“Saat ini saja kami sudah beberapa kali menjatuhkan sanksi kepada oknum, kepala sekolah, atau ASN yang melakukan penyalahgunaan wewenang,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun sebelumnya SPP diperbolehkan dikutip melalui komite sekolah, dana tersebut tidak boleh mengalir ke ASN. Namun fakta di lapangan menunjukkan adanya pelanggaran.

“Ada oknum yang menerima aliran dana SPP. Itu pun sudah kami tindak,” ungkapnya.

Dengan diberlakukannya PUBG, Alexander memastikan pengawasan semakin diperketat. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada siapa pun yang mencoba melakukan pengutipan dalam bentuk apa pun dari siswa maupun orang tua.

“Kami konsisten dan komit menindak siapa pun yang mencoba-coba melakukan pengutipan. Ini garis keras kami,” tutupnya. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *