VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melakukan kunjungan kerja ke Nagori Saribu Asi, Kecamatan Hatonduhan, Jumat (17/7/2026), dengan membawa berbagai layanan publik terpadu sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Bona Uli Rajagukguk dan Jefra Hasudungan Manurung, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran rombongan disambut antusias masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan akses jalan dan pelayanan pemerintah yang lebih dekat.
Beragam layanan disediakan bagi masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan Keluarga Berencana (KB), pemutakhiran data dan pendaftaran BPJS Kesehatan, hingga layanan bantuan sosial. Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur, sementara Dinas Sosial menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan sembako, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, serta Kartu Identitas Anak (KIA). Menurutnya, pelayanan langsung di tingkat nagori bertujuan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan tanpa harus datang ke ibu kota kecamatan maupun kabupaten.
Dalam arahannya, Anton Saragih menegaskan pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Hatonduhan. Ia juga menyoroti masih ditemukannya data administrasi kependudukan yang belum tertib dan meminta seluruh petugas lebih proaktif melayani masyarakat, terutama warga lanjut usia.
“Saya menemukan kasus warga yang telah meninggal dunia 10 tahun lalu, namun baru sekarang diurus akta kematiannya. Hal seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Anton.
Bupati juga meminta petugas memberikan penjelasan yang mudah dipahami mengenai sistem desil serta membantu masyarakat mengurus dokumen kependudukan dan kepesertaan program jaminan sosial. Sementara terkait pelaksanaan pasar murah, ia memastikan program tersebut akan terus diupayakan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Menanggapi keluhan warga mengenai kondisi jalan yang rusak, Anton menegaskan perbaikan infrastruktur segera direalisasikan dan meminta dukungan seluruh masyarakat agar pelaksanaannya berjalan lancar.
Pemkab Simalungun juga telah menyiapkan sejumlah program prioritas di Kecamatan Hatonduhan, di antaranya rekonstruksi Jalan TMMD Nagori Tangga Batu sepanjang 321 meter senilai Rp1 miliar, pembangunan Jalan Parhundalian Jawadipar sepanjang 115 meter senilai Rp300 juta, peningkatan Jalan Simpang Hatonduhan–Tangga Batu sepanjang 1.720 meter senilai Rp7 miliar, serta pembangunan Jalan Huta V Saribu Asi sepanjang 242 meter senilai Rp200 juta.
Di sektor pertanian, pemerintah mengalokasikan bantuan satu unit Corn Sheller Mobile senilai Rp65,9 juta untuk Nagori Tonduhan, rehabilitasi jalan usaha tani empat paket di Nagori Tangga Batu senilai Rp762,7 juta dan dua paket di Nagori Buntu Bayu Hatonduhan senilai Rp381,3 juta. Sementara pada sektor sosial dan pelayanan umum, dialokasikan pembangunan sarana dan prasarana SMP Negeri 2 Hatonduhan senilai lebih dari Rp345 juta serta revitalisasi Puskesmas Pembantu Tangga Batu dan Puskesmas Pembantu Parhundalian Jawadipar masing-masing senilai Rp200 juta.
Camat Hatonduhan Bill Morgan Saragih bersama Pangulu Nagori Saribu Asi Lambok Saragih menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas kebijakan pemberian penghasilan rutin bagi aparat nagori melalui Keputusan Bupati Nomor 75 Tahun 2026.
Tokoh masyarakat M. Silalahi berharap pemerintah segera memperbaiki jalan penghubung Saribu Asi–Tangga Batu, jalan usaha tani, serta akses menuju tanah wakaf. Harapan tersebut turut diperkuat Wakil Ketua DPRD Bona Uli Rajagukguk yang menyebut kunjungan ini sebagai bukti nyata komitmen Bupati, meski kondisi keuangan daerah masih terbatas.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jefra Hasudungan Manurung menilai pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena berpengaruh terhadap akses pendidikan siswa SMP Negeri 2 Hatonduhan sekaligus membuka konektivitas menuju kawasan Danau Toba yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mewujudkan pemerataan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kabupaten. (V24/RT)









