VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XII Tahun 2026 di Gedung MUI Simalungun, Kecamatan Siantar, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ulama. Musda mengusung tema “Mengukuhkan Konsolidasi, Meningkatkan Kepedulian, dan Merawat Integritas Kader Al Washliyah”.
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa Al Washliyah memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.
“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan organisasi kemasyarakatan seperti Al Washliyah. Kami mengapresiasi kontribusinya dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan seperti madrasah, pesantren, dan panti asuhan yang dikelola Al Washliyah telah berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkualitas dan berkarakter.
Ia juga menilai Al Washliyah sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah tantangan modernisasi.
Musda ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus refleksi bagi kader untuk memperkuat peran dalam pengembangan umat. Diharapkan, kepemimpinan yang terpilih mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Siapa pun yang terpilih, diharapkan dapat melanjutkan dan meningkatkan perjuangan organisasi,” kata Anton.
Ketua panitia, Sairul Amri Saragih, melaporkan Musda diikuti sekitar 250 kader dari berbagai pengurus daerah di Kabupaten Simalungun.
Turut hadir Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara, anggota DPRD Sumatera Utara Gusmiyadi, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, serta Ketua MUI Kabupaten Simalungun Ki Drajat Purba. (V24/RT)









