Bupati Asahan Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Data Faktual

Asahan32 views

VIRAL24.CO.ID – KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan memetakan prioritas perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan layanan publik berdasarkan data riil dari setiap wilayah. Hasil pemetaan tersebut menjadi pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (28/10/2025) dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, dan perangkat daerah.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menegaskan agar setiap camat menyampaikan kondisi lapangan secara faktual sebagai dasar perencanaan pembangunan yang akurat dan terukur. Perencanaan harus didasarkan pada data yang benar, bukan perkiraan. Dari situ, kita bisa menentukan prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, tegas Bupati.

Melalui pendekatan Asahan Satu Data, Pemkab Asahan memastikan seluruh proses pembangunan dan pelayanan publik mengacu pada data sektoral yang valid dan terintegrasi. Berdasarkan hasil pendataan tahun 2025, panjang total ruas jalan kabupaten mencapai 1.398,13 kilometer, dengan 36,18 persen dalam kondisi baik, sementara 63,82 persen sisanya berada dalam kondisi sedang hingga rusak berat.

Pemerintah daerah akan melaksanakan perbaikan secara bertahap mulai akhir tahun ini, menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah. Langkah tersebut ditempuh secara terukur mengingat adanya kebijakan pengetatan fiskal dari pemerintah pusat. Fokus kita adalah memperbaiki ruas jalan prioritas yang paling mendesak dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, ujar Bupati.

Selain sektor infrastruktur, Bupati menekankan peningkatan kualitas pelayanan dasar kesehatan. Ia meminta Dinas Kesehatan, RSUD HAMS, dan seluruh puskesmas menjaga mutu layanan, memastikan ketersediaan obat, serta menegakkan kedisiplinan tenaga medis.

Pemerintah Kabupaten Asahan juga memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) dengan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui APBD, demi menjamin setiap warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak, mudah, dan bebas biaya.

Rakorpem juga membahas penguatan ekonomi masyarakat melalui implementasi Program Nasional Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat sekaligus wadah kemandirian finansial berbasis komunitas.

Bupati menegaskan pentingnya peran camat dan kepala desa dalam mendorong pembentukan koperasi yang aktif dan produktif.  Pembangunan tidak hanya diukur dari panjang jalan yang diperbaiki, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mengelola potensi ekonominya secara mandiri, tutup Bupati. (RE)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *