VIRAL24.CO.ID – ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan mengibarkan bendera Merah Putih berukuran 2 x 50 meter di Muara Selat Malaka, Destinasi Perairan Bagan Asahan Panton, Selasa (11/8/2026).
Pengibaran bendera raksasa tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perairan.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan pengibaran bendera Merah Putih di kawasan Muara Selat Malaka merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa wilayah Indonesia tidak hanya berada di daratan, tetapi mencakup wilayah laut yang harus dijaga bersama.
“Hari ini kami Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda mengibarkan bendera Merah Putih berukuran 2 x 50 meter di Muara Selat Malaka, Destinasi Perairan Bagan Asahan Panton. Ini menunjukkan bahwa wilayah Indonesia bukan hanya ada di darat, tetapi juga ada di laut,” ujar Taufik.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan. Menurutnya, keamanan laut memiliki arti penting, terutama bagi masyarakat pesisir dan nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil laut.
“Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan menjaga laut ini, karena laut merupakan tempat mencari nafkah bagi para nelayan,” katanya.
Taufik juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia di tengah keberagaman. Menurutnya, semangat kebangsaan harus diwujudkan bersama, baik dalam menjaga wilayah daratan maupun perairan.
“Mari kita jaga Indonesia, baik di darat maupun di laut. Walaupun kita berbeda, tetapi kita tetap satu,” ujarnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan Mohammad Azmy Ismail mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memupuk nasionalisme, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan kedaulatan negara di wilayah perairan dan kelautan.
Menurut Azmy, kegiatan tersebut turut menyemarakkan semangat semboyan TNI Angkatan Laut, “Jalesveva Jayamahe”, yang bermakna “Justru di Lautan Kita Jaya”. Kegiatan juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat yang bertugas di wilayah perairan, dan masyarakat nelayan.
Pengibaran bendera melibatkan berbagai unsur dan armada, antara lain kapal TNI Angkatan Laut, kapal Basarnas, kapal Polairud, serta kapal-kapal nelayan.
Selain pengibaran bendera, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian 2.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat serta pembentangan dua bendera berukuran 2 x 50 meter. Bendera berukuran raksasa tersebut menjadi simbol cita-cita bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas pada usia 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asahan bersama tamu kehormatan juga menyerahkan bendera Merah Putih kepada pemerintah desa se-Kecamatan Tanjung Balai. Rangkaian kegiatan turut diisi pencak silat, tari persembahan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta laporan kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kapolres Asahan, Kapolres Tanjung Balai, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Dandim 0208/Asahan, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Asahan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanal Tanjung Balai Asahan beserta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih di wilayah perairan tersebut.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut berakhir pada pukul 17.00 WIB dan berlangsung aman serta lancar. (RE)










