Bukber di Masjid Syuhada, Bupati Taput Serahkan Al-Qur’an dan Sajadah

VIRAL24.CO.ID – TARUTUNG – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menghadiri kegiatan buka puasa bersama dengan jemaah Masjid Syuhada di Tarutung, Jumat (13/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Tapanuli Utara.

Kegiatan buka puasa bersama (bukber) itu turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M. M. Sitompul, M.Si., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Selain itu, hadir pula Ketua Pengadilan Agama Tarutung Dr. Handika Fuji Sunu, S.H.I., M.H., perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapanuli Utara H. Walter Tinambunan, perwakilan PKM Tarutung H. Anwar Hutabarat, Wakil Ketua BKM Syuhada Enriko Siregar, S.T., serta para jemaah masjid.

Pada kegiatan tersebut, ceramah agama disampaikan oleh Ustadz Muhammad Lutfi Tambunan yang mengajak jemaah untuk meningkatkan keimanan dan mempererat persaudaraan selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin di tengah masyarakat yang majemuk di daerah tersebut.

“Buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa kita adalah satu keluarga besar di Tapanuli Utara. Kebersamaan dan toleransi yang telah terjalin harus terus kita jaga dan pertahankan,” ujar Bupati.

Ia juga berharap ibadah puasa yang dijalankan umat Muslim dapat diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Mudah-mudahan amal ibadah puasa saudara sekalian diterima oleh Allah Yang Maha Kuasa dan memperoleh pahala. Selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati bersama rombongan juga menyerahkan cinderamata berupa Al-Qur’an, sarung, dan sajadah kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Syuhada sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di daerah tersebut. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *