VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak melakukan kunjungan ke kantor Pertamina Patra Niaga di Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat untuk memastikan koordinasi terkait pelayanan dan distribusi BBM di Kota Medan berjalan aman dan lancar, Selasa (2/12/2025). Kunjungan ini sekaligus menindaklanjuti situasi antrean yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes hadir bersama Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, Kasat Reskrim Bayu Putro Wijayanto, dan P.s Kanit II Sat Intelkam Ipda Aliamsyah Batubara. Sementara dari Pertamina Patra Niaga tampak hadir Grup Head Operation Regional Sumbagut Basuki Santoso dan Sales Retail Devian Faris.
Calvijn menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menjual BBM eceran dengan harga tidak wajar, termasuk praktik penjualan hingga Rp50 ribu per botol. Ia juga menyoroti kekurangan operator dispenser di sejumlah SPBU dan menekankan larangan bagi SPBU untuk melayani pembelian menggunakan jeriken. SPBU yang tidak beroperasi diminta memberikan pemberitahuan tertulis kepada masyarakat. Ia juga meminta Pertamina melakukan laporan langsung (live report) mengenai stok BBM demi menjaga keterbukaan informasi.
Kapolrestabes menyampaikan bahwa terdapat 91 SPBU yang beroperasi di Kota Medan dan seluruhnya sudah dijaga personel Polri. Sebanyak 313 personel turut diterjunkan untuk membantu kelancaran antrean BBM dan arus lalu lintas di sekitar SPBU. Pelayanan kepada masyarakat dilakukan melalui pengaturan pola antrean, pola pengisian, serta penyampaian informasi di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berpindah ke SPBU lain jika stok habis dan tidak panik karena ketersediaan BBM dipastikan aman.
Perwakilan Pertamina Patra Niaga menegaskan kesiapan bekerja sama dengan Polrestabes Medan untuk mengamankan distribusi BBM ke seluruh SPBU. Pertamina juga memastikan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan (panic buying) karena pasokan BBM berada dalam kondisi cukup.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Kota Medan, mengingat masih adanya potensi kemacetan akibat antrean, keluhan pelayanan SPBU, hingga praktik penjualan eceran dengan harga tinggi. Polrestabes Medan dan Pertamina juga merekomendasikan penempatan personel terbuka maupun tertutup di SPBU serta pengawalan terhadap truk tanki selama proses distribusi BBM. (V24/Red)










