VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) akan menyampaikan 10 rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI Tahun 2026 di Kota Medan. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan kapasitas pemerintah kota, reformasi hubungan keuangan pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, hingga penguatan ekonomi lokal.
Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan rekomendasi itu merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
“APEKSI mendukung penuh Program Strategis Nasional yang dicanangkan Presiden. Melalui rekomendasi ini kami juga menyampaikan berbagai kondisi riil dan tantangan yang dihadapi pemerintah kota agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif,” ujar Eri usai penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Grand City Hall Medan, Kamis (2/7/2026).
Didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan jajaran pengurus APEKSI, Eri menjelaskan rekomendasi pertama menitikberatkan pada penguatan kapasitas fiskal daerah melalui reformasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. APEKSI mengusulkan adanya kepastian pemanfaatan dana transfer ke daerah, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta perluasan ruang fiskal bagi pemerintah kota.
APEKSI juga meminta pemerintah pusat mendukung pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui APBN. Menurut Eri, jika seluruh beban gaji PPPK ditanggung APBD, belanja pegawai di sejumlah daerah berpotensi melampaui batas ideal sehingga mengurangi ruang fiskal untuk pembangunan.
Selain itu, APEKSI mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah, integrasi data perlindungan sosial, sinkronisasi sistem perizinan nasional dengan tata ruang daerah, serta penguatan pengelolaan sampah melalui program waste-to-energy.
Di sektor ekonomi, APEKSI mengusulkan pelibatan UMKM lokal dan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis guna menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Rekomendasi lainnya meliputi penyesuaian kebijakan tata ruang perkotaan, penguatan kerja sama antardaerah, pendampingan hukum bagi pemerintah kota, serta pelibatan generasi muda melalui program Youth City Changers (YCC) dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan Rakernas XVIII APEKSI dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan kota-kota di Indonesia.
“Semoga setiap kota membawa pulang pengalaman, inovasi, dan inspirasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat antarkota, kita dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” katanya. (V24/ART/RT)










