VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Bank Sumut tumbuh lebih progresif di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat dinamika global saat ini, di mana sektor keuangan menjadi salah satu pilar utama ketahanan sebuah negara.
Bobby Nasution mengatakan pesan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang menempatkan sektor keuangan sebagai strategi penting dalam menghadapi tantangan global.
“Sektor keuangan menjadi tolok ukur pondasi negara. Kalau kita kecilkan skalanya menjadi pondasi provinsi, saya minta peran Bank Sumut dibuat lebih progresif lagi,” kata Bobby Nasution saat memberikan arahan kepada jajaran direksi Bank Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (4/2/2026).
Untuk mempercepat pertumbuhan Bank Sumut, Bobby menekankan pentingnya manajemen yang ketat dan profesional. Ia juga meminta konsolidasi internal dilakukan secara cepat dan terukur, terlebih Bank Sumut kini dipimpin oleh Heru Mardiansyah, yang merupakan karier internal bank tersebut.
“Program konsolidasi yang disusun beri waktu enam bulan, jangan terlalu lama. Jika tidak bisa dikonsolidasikan, lakukan langkah tegas. Apalagi Bapak berasal dari internal Bank Sumut, tentu lebih memahami dan mencintai institusi ini,” tegas Bobby.
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyampaikan pihaknya telah menyiapkan program 100 hari kerja. Pada 30 hari pertama akan dilakukan konsolidasi dan diagnosis organisasi, dilanjutkan tahap eksekusi dan quick wins pada hari ke-31 hingga ke-60, serta penguatan digitalisasi pada hari ke-61 hingga ke-100.
Adapun target program tersebut meliputi perbaikan profil risiko Bank Sumut, diversifikasi ke ekosistem bisnis, penguatan kinerja bisnis, peningkatan tingkat kematangan digital (digital maturity), serta penurunan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL).
“Budaya kerja Bank Sumut harus bersatu dan berorientasi pada kinerja serta hasil. Kami tidak ingin Bank Sumut terkotak-kotak. Transformasi budaya dan digital akan kami dorong agar layanan Bank Sumut mampu bersaing dengan bank lainnya,” ujar Heru.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, Komisaris Independen Erlina, dan Direktur Kepatuhan Eksir. Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (V24/RT)










