Bapenda Medan Perkuat Digitalisasi Pajak Lewat Kunjungan ke Denpasar

Medan4 views

VIRAL24.CO.ID – DENPASAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan melaksanakan kunjungan kerja studi tiru guna mempelajari strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta inovasi pelayanan perpajakan berbasis digital ke Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar, Bali, Selasa (9/6/2026).

Rombongan Bapenda Kota Medan dipimpin langsung Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, didampingi para kepala bidang dan Kepala Subbagian Umum. Kedatangan mereka disambut Plt Kepala Bapenda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adi Merta, bersama jajaran pejabat Bapenda Kota Denpasar.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan pendapatan daerah melalui pertukaran informasi dan pembelajaran mengenai berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam pertemuan itu, Bapenda Kota Denpasar memaparkan sejumlah program unggulan, mulai dari digitalisasi layanan perpajakan, sistem pengawasan pajak berbasis teknologi, hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan penerimaan daerah.

Selain itu, rombongan Bapenda Kota Medan juga mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah layanan digital yang telah diterapkan, seperti Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPADA) Terpadu, aplikasi mobile Pajak Digital (PAGI) Denpasar, serta berbagai klaster layanan perpajakan berbasis digital yang memudahkan masyarakat mengakses layanan secara cepat, mudah, dan transparan.

Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat pengelolaan pendapatan daerah di Kota Medan.

“Melalui studi tiru ini, kami mendapatkan banyak informasi dan praktik baik yang dapat menjadi bahan evaluasi maupun kajian untuk diterapkan di Kota Medan, khususnya dalam penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan PAD,” ujar Agha Novrian.

Menurutnya, sinergi dan komunikasi antardaerah menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan pendapatan daerah yang terus berkembang.

Kunjungan studi tiru tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mendapat dukungan dari salah satu mitra perbankan di Sumatera Utara.

Melalui kegiatan itu, Bapenda Kota Medan berharap dapat mempererat koordinasi dan kerja sama dengan Bapenda Kota Denpasar, sekaligus memperoleh referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kota Medan. (V24/ART/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *